Kodok, Indikator Perubahan Lingkungan

April 5, 2010 § Tinggalkan komentar

Merupakan hewan yang sangat terikat pada habitatnya. Kodok juga sangat peka terhadap perubahan lingkungan. Kepekaan ini dapat dijadikan sebagai indikator terjadinya perubahan lingkungan di sekitarnya. Dampak perubahan lingkungan terlihat pada turunnya populasi yang disertai turunnya keanekaragaman jenis kodok.

Tahun Kodok

Tahun 2008 disepakati sebagai Tahun Kodok (Year of Frogs). Penetapan ini berawal dari kekhawatiran dari banyak ahli kodok di dunia terhadap rentannya eksistensi kodok akibat isu pemanasan global dan besarnya ancaman dari dampak lingkungan. Tujuan penetapan Tahun Kodok untuk mengangkat pamor kodok di dunia.

Bahaya yang dihadapi

Masalah utama yang mengancam populasi dan keanekaragaman jenis kodok di Indonesia adalah hilangnya habitat alami kodok, seperti penggundulan hutan hujan tropis, pencemaran air sungai (berupa limbah rumah tangga dan logam berat), dan konversi lahan basah menjadi areal perkebunan. Pemanfaatan yang berlebihan serta serangan penyakit jamur dan virus juga menjadi ancaman yang dihadapi kodok.

Kodok dalam Angka

Dari 6.000 jenis kodok di dunia, 5.915 telah ditelaah statusnya oleh IUCN (International Union for Conservation and Resources). 1.893 berada dalam status terancam dan menuju kepunahan. Kodok di Indonesia diketahui 351 jenis yang telah terdeskripsi dengan benar. Lebih dari 100 jenis lainnya belum dideskripsikan.

Sumber: Hellen Kurniati, Bidang Zoologi, Puslit Biologi LIPI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Kodok, Indikator Perubahan Lingkungan at Yosafat Blog's.

meta

%d blogger menyukai ini: